Kau. Telah menjelma menjadi “sosok” .
Membakar rajut asa dalam cinta.
Menusuk dalam tenangnya hati.
Merobek kenangan dalam masa lalu.
Mengubur pikiran yang rumit.
Membunuh jeritan tangis hati.
Tapi, sekarang “sosok” itu hilang.
Terbang menuju tujuan lain.
Yang nyaman untuk ditempati.
Dan taakan bisa terbang lagi.
Kau, “sosok” cintanya.
Lebih bermakna untuknya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar