Jumat, 21 Januari 2022

Tentang Dia - Hi Senja! (part2)

Hi Senja!

Wah, tak terasa ternyata Hujan telah mengenenalkanmu pada dunia tepat 4 tahun yang lalu. Tak terasa lama sekali yaa? 

Bertahun-tahun rasanya bersama Senja sampai saat ini rasanya cukup membuat pelangi bermunculan di bumi. Pembiasan cahaya yang kamu pantulkan pada tetesan yang Hujan turunkan membuat banyaaak sekali cahaya indah dihasilkannya. 

Kadang, warna pelangi yang dihasilkan lebih condong berwarna merah, lalu bulan selanjutnya berwarna jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Warna-warna itu semuanya Hujan sukai!

Senja, 

Hujan berharap, di tahun-tahun selanjutnya, Senja dapat terus membiaskan cahayanya pada Hujan, ya? 

Hujan tahu, rutinitas tersebut seringkali membuat Senja bosan bukan? Senja boleh sekali merasa bosan, tapi Senja janji jangan berhenti ya? 

Senja tahu tidak? Pelangi tidak hanya membuat Hujan senang, tetapi manusia di bumi juga tak kalah senang apabila pelangi muncul setelah awan mendung, lho!

Senja janji yaa? Jangan berhenti...

Senin, 04 Oktober 2021

Menjadi Teman Pelengkap

 Halo, sekian lama kita tidak berjumpa.


Hari ini, awal bulan oktober. Seperti biasa hujan selalu turun ke bumi karena beberapa makhluk hidup dibumi mulai mengeluh kepanasan, mulai merasa kering, dan tandus. 

Hujan sempatkan turun ke beberapa wilayah yang teman-teman hujan juga ada disitu. Hujan rinduu rasanya setelah beberapa bulan tidak berjumpa. Mereka juga mengundang hujan untuk berjumpa saat itu. Yaa hujan senang sekali. 

Setelah bertemu, hujan sempat berbincang-bincang, namun tak banyak, karena teman hujan juga mengundang makhluk hidup lain saat itu yang hujan kenal namun tak dekat. Setelah itu, mereka berbincang cukup lama, hujan tak mengerti karena pembahasan itu mengenai teman mereka, dan akhir pembicaraan mereka tibatiba membicarakan seorang teman yg aku kenal dekat, ternyata ada cerita baru yang aku baru tahu disitu. Aku kaget dan terdiam sejenak karena harus mencerna cerita tadi, dan yang baru tahu cerita itu hanya aku sendiri. Setelah itu aku terdiam. Ada yang aneh rasanya aku disitu.

Aku terdiam, sesekali mendengarkan mereka berbicara lalu aku sibuk sendiri. Setelah itu kami semua pulang dan hujan kembali menyiram ke beberapa wilayah.

Setelah hujan menyiram cukup banyak, hujan akhirnya kembali ke langit. Tapi hujan saat itu tidak merasa bahagia bertemu dengan teman. Hujan akhirnya merasa ada yang aneh dipertemanan kita. Kembali ke masa lalu, sebenarnya hujan merasakan hal ini cukup lama dipertemanan kami. Hujan merasa, hujan hanyalah sebagai teman pelengkap, bukan sebagai bagian dari teman. Yang hanya tau tentang mereka secara umum, tidak dengan detailnya. Mereka seringkali cerita, tapi hujan tau saat cerita itu telah berjalan cukup lama, atau ternyata telah usai. Mereka seringkali punya beberapa rencana, tapi hujan tau saat mereka sudah mempersiapkan semuanya. Mereka seringkali mengajak bertemu bersama, tapi rasanya jika aku tak ikut pun tak apa, karena hujan hanya sebagai pelengkap, yang jika tak ada pun tak masalah, ada pun tak masalah. 

Jika hujan berfikir kembali ke masa lalu, karena hujan selalu menyiram di banyak tempat, hujan banyak sekali punya teman. Banyak yang mengenal hujan dimanapun. Namun hujan hanya kenal namun tak dekat. Hujan seringkali diajak, hujan senang diundang, hujan senang di ajak berkumpul bersama, namun hujan lagi lagi kecewa karena hujan disitu merasa asing. Tidak hanya satu, tapi beberapa kelompok teman makhluk hidup yang hujan rasanya dekat dengan mereka. 

Hujan selalu merasa dekat sekaligus asing. Apakah ini normal? Apa hanya hujan yang selalu merasakan seperti ini?

Selasa, 10 Juli 2018

Hampir 2 Taun gak Curhat!

Assalamu'alaikum wr. wb!
Alhamdulillah Diffa masih diberi kesehatan lahir batin sama Allah SWT.
gak kerasa emang ya hampir 2 taun ku acuh padamu blog-ku.
selama itu ternyata aku sibuk sama urusan perkuliahann.
yaps, bener, ternyata udh kuliah aje lu dif :(
selama 2 taun itu pula, ternyata ku sudah kuliahhhh!

gak kerasa si, soalnya emang tugasnya beneran nyibukin abis.
awal awal masuk masa TPB, jadi masa awal perkuliahan dasar yang kita, eh aku tuh beneran baru tau, baru ngerti, dan mikir, ini kuliah apaan si? :( okelah temen2ku pada lumayan ngerti krn mereka les gambar. lah seorang Diffa boro2 les lah, betah aja tuh kagak:( tiap les gapernah betah, bentar-bentar masuk, bentar-bentar keluar grgr "bosen"lah, "sibuk"lah yaa banyak si alesannya. ya akhirnya ortu bener2 ngebebasin terserah aku mu kek gimana. barulah ku sadar harus les pada saat ku mau UN, dan SBMPTN. terus udah aja itu yang terakhir kaliii, enoughh.

eh bentar, Diffa kuliah apaansi?

jadi, aku kuliah jurusan desain interior di institut ternama. *ceilahsebel
ceritanya panjaang bgt bisa sampe sini, nanti aja ya wkwk.

oke lanjut, terus di TPB tuh ternyata banyak bgt dikenalin sama dasar2 interior, apa itu? yapp ESTETIKA. intinya sih itu. karena, selain diajarin teknik bangunan, arsitektur, interior bangunan, ya kita juga wajib banget belajar keindahan, atau estetika ruang yg bagus tuh kayak gimana si gitu.

abis itu, kita masuk masa studio, udah mulai tuh bikin2 apartement. cuma 1 apartement gitu sih ga 1 gedungnya wkwk. tapi itu sih beneran kita udah masuk dunia interiornya parah. eh sebelum studio sebenrnya ada masa lebih sulit lagi. PAMERAN.

jadi sebelum studio, angkatan kita diuji buat bikin pameran yang gede-gedean. lokasinya masih di kampus, tapi pake gsg yang gedenya pas bet buat kawinan mewah, trs kita bikin setengah gsg itu kita percantik seeebagus mungkin, penuh likaliku, wageelasiii, parah, ujiannya, tapi hasilnya bener2 memuaskaan!! dikirain memang yaa paling berapa si tp seribu juga udah syukur alhamdulillah. tp tau gasi berapa total pengunjung? hampir 6k lebihhhh kalo dijumlahin selama 3 hari ! pen nangis wooy :"))))) se-bangga-itu angkatan kita sampe bener2 terkenang, di kenangan paling indah selama di 2 taun perkuliahan sih. bangga jadi panitia ARTHADEMENTIA pra-studio interior design exhibition. cek aja di paman gugel nanti kebuka wkwk.

nah sekarang, udah mulai studio kedua, dimana aku udh mulai bikin2 rumah tinggal kecil-kecilan. (gak kecil amat si) tp pas disini, aku udh bener2 ngerasa feel (designer tuh kek gini toh), belum si tp udah mulai. karena disini aku cuma dikasih luas tanah, sisanya terserah client mu kek gimana gayanya, temanya, dll.

tau gak gimana? shooooo exiteedd! tapi capeekkk! HAHAHA.
separah itu emang kuliah w yang tak henti2 tidak bertugas.

bersambung....

Senin, 19 Maret 2018

Tentang Dia - Hi Senja! (part1)

Hi!
Apa kabar, Senja?
lama tak jumpa.
aku ingin mengenalkanmu pada dunia, bolehkah? 

oke, inilah cerita Senja.
Dimulai...


Senja, adalah temanku dibelahan dunia langit.
yang kadang menjelma jadi matahari pagi, kalau dia girang.
dan kadang menjelma jadi matahari siang, kalau dia sangat girang.
Dia juga pernah jadi matahari malam (bulan), kalau dia tiba-tiba sedih.
hehe, dia memang unik bukan?

Dia telah menemaniku di atas sini sekitar kurang lebih 5 tahun.
artinya, dia cukup lama telah mengenalku sebagai Hujan.
banyak hal telah dilalui bersama.
dan aku tak pernah menyesal telah mengenalnya.

Kalian tahu? Senja adalah teman yang benar-benar asik, tapi sering menjengkelkan!
Dia jahil, banyak tingkah, tapi dia baik, juga pintar dan cerdas.
Dia selalu jadi yang terbaik ketika seleksi alam beberapa tahun lalu.
tak tanggung-tanggung, dia adalah kesayangan para juri alam, licik! haha.
tapi itulah dia, bukan Senja namanya kalau bukan begitu.

Hmm, lucu memang kalau diingat masa-masa itu ya, Senja.

Tak terasa, waktupun cepat berlalu.
Dan kita semakin dewasa untuk mengerti kehidupan alam ini.
Setahun yang lalu, kamu berkata, bahwa Hujan yang kamu kenal selama ini adalah orang yang akan kamu percaya sebagai temanmu untuk beberapa tahun depan, tepatnya sampai nanti, akhir hayatnya.
.
.
.
.
.
.

haha, kalian tahu? aku tak mudah percaya dengan yang dia katakan setahun yang lalu.
aku anggap itu adalah candaan klasiknya, karena memang dia selaaalu begitu.
bercandanya memang tak lucu, dan aku anggap itu angin lalu.
.
.
.
.

Tapi, kalian tahu, ternyata dia berkata jujur. 
Sontak, aku langsung terdiam, dan berfikir, 
Apa iya?
.
.
.
.
Akhirnya, aku telah membuat keputusan, bahwa,
aku akan mencoba (akan) mempercayainya juga.
Hehe.
Bismillah, semoga niat baikmu akan berjalan sebagaimana mestinya ya, Senja.
dan semoga, cerita ini, cerita tentangmu, juga akan berlanjut, sampai nanti......

Senin, 25 Juli 2016

cuma jadi hujan :6

Hallo tanah..
Seperti yang kau ketahui, hujan telah memasuki seleksi makhluk hidup terbaik, sekaligus menjadi babak awal hujan untuk menggapai cita-cita.
Ketahuilah, hujan sangat senang bisa berada di sini.
Di mana hujan bisa memulai kehidupan baru yang lebih indah.

Awal yang baik hujan persembahkan untuk musim ini.
Ya! hujan akan berpegang teguh pada kesucian air.

Yah, kau pasti tahu bukan tanah?
Banyak kabar angin yang masuk ke pori-porimu bukan?
Ya, bisikan orang-orang tidak bertanggungjawablah yang segan merusak jaringan unsur haramu.
Maaf telah merusaknya, dan maafkanlah dia tanah.

Tolong, jangan kau percaya seadanya!

Tanyakan pada awan senja yang mengetahui semuanya.
Aku bisa percaya pada awan senja itu, bukan manusia!
Tanyakan padanya, aku percaya dan aku yakin akan itu.

Sebenarnya aku ingin menyatakan sesuatu padamu tanah.
Tapi apa kau bersedia mendengarnya?
Apakah kau bersedia memaafkan air hujan berdosa ini?
Maafkan air hujan ini ya tanah.
Maafkan air hujan yang kemarin hampir merusak tanaman kita.

Tapi, kau jangan khawatir! tanaman itu masih ada dan tetap hidup, meski telah terinjak-injak oleh manusia yang tak bertanggungjawab.

Kemarin, hujan dengan tidak sengaja pergi sebentar meninggalkan tanaman kita.
Hanya sesaat! dan kemudian kembali.
Tapi setelah itu, hujan lihat, tanaman kita tercabik-cabik diinjak oleh manusia!
Hujan sedih, sangat sedih.
Hujan menyesal dan takkan pernah mau pergi lagi.
Hujan sedih, di bumi ternyata banyak manusia jahat!
Maafkan hujan tanah,
Maaf.
Maaf sekali lagi.

Kan ku buktikan bahwa hujan bisa menumbuhkannya kembali seperti sedia kala.
Hujan akan sekaligus menyiram dengan pupuk kualitas terbaik yang pernah ada tanah!
Hujan yakin dan sangat yakin.

Tapi..
Apakah kau, tanah, akan bersedia menerima maafku?
Apakah kau bersedia pula menunggu tanaman itu kembali pulih?





(End)

Minggu, 29 November 2015

Hujan

Hujan
Telah meneteskan jutaan tetes kenangan.
Menyerap pada setiap unsur hara,
menguap pada setiap oksigen langit,
menyeruak pada setiap unsur rindu, dalam jiwa.
Membasahi setiap angan dalam hati.

Hujan
Masih dingin
dingin, menusuk.
Sama seperti rindu
dingin, menusuk.
Dalam hati,
dalam jiwa.

Senin, 22 Juni 2015

Aku adalah Wanita

aku adalah wanita.
wanita yang sering sekali berbuat dosa.
dosa dosa itu sudah terkumpul sejak lama, hingga menumpuk.
menumpuk bagaikan debu yang menumpuk di suatu sudut.
hingga jika aku menghitungnya, mungkin sampai akhir hayatku. lama sekali.

aku adalah wanita.
wanita yang sedang mencari jati dirinya.
jati dirinya yang menjadi harta terpendam untuk hidupnya.
hidupnya yang dizaman sudah tak tentu arah.
mungkinkah aku akan menemukan jadi diri yang sebenarnya?

aku adalah wanita.
wanita yang sombong.
sombong hati, sombong diri, dan sombong jiwanya.
jiwanya sudah terlanjur dilumuri lumpur berdosa, dan sedikit racikan bumbu maksiat.
maksiat yang terus dilakukan dengan atau tanpa kesadarannya.
Allahuakbar.

aku adalah wanita.
wanita yang sangat kecil.
kecil iman, kecil otak, kecil badan.
badannya lebih kecil dari rumah, bumi, planet, dan seluruh alam semesta.
alam semesta yang dibuatNya berkalikali lipat besarnya.

aku adalah wanita.
wanita yang besar.
besar hati, besar maksiat, dan tentu besar dosanya.
dosanya yang membuat rohaninya luluh lumpuh tak berdaya.
Allahuakbar.

lantas, apakah yang seharusnya aku banggakan?
apa yang seharusnya aku puji untuk diriku sendiri?
apa yang seharusnya aku sombongkan?
apa yang seharusnya aku senangi?
Astaghfirullahala'zim.

Ya Allah, izinkan ku yang sering berbuat dosa, yang sedang mencari jati dirinya, yang sombong, yang sangat kecil jika dibandingkan apapun, dan yang sangat besar keburukannya ini mendapat ridhoMu, ampunanMu, dan anugerahMu.
hamba mohon dengan segala rahmatMu.
tunjukillah jalan lurusMu.

aamiin.

Kamis, 11 Juni 2015

rinduku

halo,
kepadamu yang hatinya tertaut di dadaku.
semoga hari harimu selalu bermekaran.
sekian lama tak saling menyapa, tak saling berucap, tak saling tersenyum, tak saling menatap.

oh iya,
kamu tahu? hari ini dadaku sakit sekali. sesak rasanya.
mungkin rindu ini kembali mencabik dadaku.
ternyata, rinduku ini lebih tajam dari lidah pisau.
yang menusuk dadaku tanpa aba aba.

seandainya aku boleh memilih,
adakah cara lain agar rinduku bisa diobati?
atau mungkin rindu itu terbang?
atau rindu itu tidak pernah ada?

rasanya sulit mempertahankan rindu ini menusuk di dadaku.
rasanya inginku cabut pelan pelan.
dan buang jauh, jauh, jauh, jauh sekali.

kau tahu, mengapa rindu ini begitu menusuk?
kau tahu, mengapa rindu ini begitu sakit?
kau akan tahu, jika rindumu tidak terbalaskan.

Rabu, 08 April 2015

cuma jadi hujan :5

halo, apa kabar?
ku harap sehat selalu. jangan bosen sama kata ini ya, tanah.
lagi ngapain? akhir akhir ini hujan sempatkan turun ke bumi, seneng banget.
tapi, dicari malah gaada. sibuk ya?
ohiya, sibuk buat seleksi makhluk hidup terbaik ya?
semoga berhasil!
aku doakan dari atas sini selalu ya, tanah.

ohiya, hujan mau titip pesan, boleh?
ntar, kalau udah seleksi makhluk hidup terbaik,
jangan lupa sama yang Maha Esa ya, yang udah ciptain tanah.
udah itu aja.
karna hujan tau, yang Maha Esa udah buat rencana sesuatu yang indah nanti.
tanah mau tau rencana yang indah itu apa?
deketin deh yang Maha Esanya, ntar pasti dikasih tau kok.hehe

sekian.
salam.*


*p.s: diatas sini yang merindukanmu.

Senin, 16 Februari 2015

cuma jadi hujan: 4

hallo.
bulan ini hujan, harusnya hujan bahagia karna musim ini musimku.
tapi tidak untuk sekarang.
hujan sekarang tidak senang, hujan sakit, hujan sedih.
hujan tak bersama tanah lagi.
tugas hujan ternyata selesai untuk bulan ini,untuk musim ini, februari.
tugas yang setiap hari menyiram sejuta air, sejuta cinta untuk tanah.
tugas yang setiap hari membuat tanaman tumbuh bersama tanah, kini tidak lagi.
tugas yang setiap hari memberi sejuta harapan, kesetiaan yang terkandung dalam zat h2o, zat cinta hujan.

tapi, inikan kehendak hujan. hujan mau yang terbaik.
terbaik untuk kita selanjutnya, tanah.
tanah bisa mengertikan?
hujan punya janji sama yang Maha Esa buat jadi hujan yang lebih baik.
lebih bermanfaat untuk makhluk di bumi, ingin terus mencari ridhoNya.

hujan banyak di bumi.
tanah juga banyak di bumi.
kalau ridhoNya menakdirkan, hujan bakal jadi penyiram kamu lagi kok, tanah.
hujan bakal menjaga kembali tanaman kita, seperti dulu.
hujan janji tanah.

tapi sebelum itu, hujan mau perbaiki diri dulu
jadi setetes air hujan yang lebih bermanfaat, lebih baik,
kualitas yang lebih baik untuk dijadikan sumber daya alam yg baik.
tanah mau menunggu hujan kembali kah?
hujan harap begitu.
semoga.

12 februari 2015

Senin, 29 Desember 2014

ada

kadang, aku cuma merasa jadi pelampiasan.
berasa sendirian disini, gaada yang sejati.
sejati pun cuma karena sesuatu.
berbuat sesuatu yang menurutku itu menspesialkan orang lain, malah acuh tak acuh.
ga berharga, gaada yang spesial kata hatinya.
salah lagi.
aku cuma ingin ada yang sejati disini.
yang berbuat sama sepertiku.
yang ingin dia tersenyum menerima kehadiranku,
terus mencariku ketika hilang,
terus mengingatku ketika keadaan suka dukanya,
terus bertanya perasaanku ketika aku diam dan menundukan kepala,
terus cemas ketika aku sakit,
dari dulu, sama terus kaya gini.
iya, masih terus mencari yang sejati.
susah ya.
kalau dapat, masih ragu, masih bertanya hati ini.
akhirnya cuma bisa menjalani kenyataan.
selalu berakhir seperti ini.
Ya Allah, kapan aku bisa mendapat yang sejati itu?
kapan aku dihargai, kapan aku mendapat yang aku inginkan?
hati terus bertanya.
tapi, aku tetap percaya itu ada. ada.

bahagia


bahagia.
adalah sepenggal nama yang mewakili kebersamaan kita.
adalah sepenggal nama yang meramaikan kebersamaan kita. simpel. kita ini bahagia intinya.
banyak huruf yang bisa merusak bahagia, begitupun kata dan kalimat yang lain. tapi toh kita masih bahagia.
Alhamdulillah.
sepenggal kata bermakna yang mewakilkan syukurku untuk bahagia ini, bahagianya kita.
inginku mungkin terlalu mewah, hanya ingin bersamanya dalam balutan RidhoMu, sampai malaikat maut menjemputku pulang.
do'aku saat ini mungkin sama mewahnya, ingin selalu pada jalan RidhoMu untuk berada di dekatnya dalam batasanMu.
hanya itu, tapi mewah?
iya karena kutahu hal itu sungguh sangat berarti bagiku.
boleh aku minta satu hal lagi?
jodoh.
jodohku dunia akhirat bersamanya dalam alunan RidhoMu.
Bolehkah semua itu aku dapatkan Tuhan?

cuma jadi hujan: 3

hai, hujan sekarang senang, hujan sama tanah udah menjelang 1 tahun. bersyukur sama Tuhan yang membuat kita bersama.
tanaman kita pun makin tumbuh besar, makin tinggi, daunnya juga udah banyak, bahkan sebelum musim hujan tiba, sudah bermekaran bunga bunga indah yang tumbuh.

saat aku jatuh ke bumi, aku mendengar manusia berkata "semakin tinggi pohon, semakin banyak juga angin yang menerpa".
aku langsung melihat tanaman kita di sana, ternyata daunnya mengering, mengering dan terus mengering. aku berusaha memberi banyak air ditanaman itu, akhirnya ada satu daun yang menghijau. aku bersyukur usahaku tidak siasia walau hanya 1 daun.

sekarang sudah musim penghujan. musim hujan adalah musim favoritku, karna disaat itulah aku dan tanah mulai menanam tanaman kita yang subur.

tibatiba, ada beberapa gumpalan awan hitam, gelap, dan mengeluarkan petir. oh tidak, aku tak mau jatuh dengan awan gelap yang mengeluarkan petir, disertai angin saangat kencang!
ooh tidaak aku tidak mauuu!
tapi aku tak bisa berbuat apa apa, ini bagianku, awan. aku melawan tapi tertiup angin kencang.
aku ingin melindungi tanaman kita tanah, tolong aku, aku takut tanaman kita roboh dan mati! tolong! lindungi tanaman kita tanah tolong!
ayolah, kamu cuma terdiam? tidak bisa berbuat apapun?!
*pltaak!!*

hah, aku tak percaya, tanaman yang kuat, yang aku jaga dengan tanah ternyata patah begitu saja. aku sedih, sangat.
hei tanah, kamu kenapa? kamu membiarkan tangkai itu patah?
kenapa? kamu gamau menjaga tanaman itu lagi? mengapa? apa salahku tanah?

hhh. yasudahlah, sudah patah mau diapakan lagi? yang tersisa hanya akar, batang yang besar, dan sedikit daun. yah, aku bersyukur masih bisa bertahan tanaman itu. aku minta maaf tanah, aku mungkin terlalu egois, nyatanya memang susah buat menjaga tanaman itu, apalagi aku hanya berbentuk hujan yang hanya menjaga bagian atas saja. dan kau tanah, hanya menjaga bagian bawah saja. nyatanya, ternyata tanaman tidak kuat dengan badai itu. maaf tanah, maafkan hujan.

hujan gamau kehilangan tanaman kita, dan kamu, tanah.
hujan ingin selamanya kita bersama.
ternyata, banyak badai yang menerpa.

kalau mungkin masih bisa dipertahankan tanaman kita, akan aku usahakan semuanya akan baikbaik saja tanah, aku berjanji.
tapi, kalau tanaman kita kuat sampe musim hujan ini karna ada badai lagi, aku gapapa. mungkin Tuhan ga menakdirkan tanaman itu tumbuh ya. terimakasih tanah.

Sabtu, 15 Maret 2014

cuma jadi hujan:2

hujan lagi senang. hujan sama-sama terus sama tanah dari musim hujan lalu.
tanaman pun kian subur, hari demi harinya.
bahagianya punya kamu tanah.
bercandanya kamu, ketawanya kamu, senyumnya kamu itu pupuk tanaman biar tumbuh subur.
dicampur dengan setetes air hujanku yang terus menerus menetes.
tanamannya tumbuh subur dan besar. senangnya.

tiba-tiba..
ada angin yang berhembus, dan perlahan mengubah arah air hujanku.
tanamannya jadi ga kena air hujan.
"stop! angin itu menggangguku tanah! tolong!" mau diucap, tapi takut.
tanah cuma diam dan membiarkan angin itu berhembus.

hujan takut.
hujan takut tanah kembali sama angin itu, seperti dulu.

angin mungkin lebih banyak kelebihannya dibanding hujan.
iya, dia mungkin lebih indah juga.

bolehkan hujan minta satuhal?
hujan pengen samasama terus sama tanah, tanpa angin.
meskipun tanah ga merasa terganggu karna tanah taakan terbawa hembusan itu.

Jumat, 14 Maret 2014

"ngayal"?

aku suka banget sama ngayal.
what is the meaning of "ngayal"?
ngayal atau dalam kata dasar berarti "berhayal" adalah suatu perasaan dan pikiran bercampur aduk menjadi satu dan menciptakan suatu pemikiran yang jauh kedepan. haha apa coba:(
yes. akhir akhir ini sering banget ngayal sesuatu. kata yang sering ada pas ngayal itu adalah "seandainya" "coba kalau gini" "bisa nggak ya kaya gini" bla bla bla dan sebagainya.
ngayalnya yaah gimana kaya orang lain aja gimana, entah itu ngayal pas udah besar jadi apa, nilai bagus terus, atau langgeng sama pacar sampe bertaun taun lamanya *loh?amin:p*, atau apapun itu kaya sinetron atau film film yang dramanya keparahan. so? hahaha. aku suka sama pemikiran aku ini. itung itung buat acuan aku buat terus lebih baik lagi, ya ngayal itu kaya kenyataan yang tertunda aja *cielah* tentunya dengan usaha dan ikhtiar sama Allah juga pastinya! 
"walaupun sering banget ngayal, tapi jangan keseringan juga" ya, itu pemikiran keduaku. takutnya kalau cuma ngayal tapi taunya ga kesampean kan.....sakit ya :')

Sabtu, 18 Januari 2014

cuma jadi hujan

aku cuma jadi hujan.
hujan yang cuma bisa nunggu datengnya matahari. eh kamu.
dateng matahari, munculnya pelangi. ya rasa sayang.
ya, kita selama ini samasama terus selama setengah taun musim hujan.
jadi, bisa diibaratkan kalau ada matahari terik, pasti bentar lagi hujan.
dimana ada kamu, pasti bentar lagi aku dateng. samasama terus.
karna persatuan hujan dan matahari adalah pelangi, makanya aku ibaratin pelangi itu rasa sayang kita.
bukan sayang kekasih. sayang. ya sayang aja.
matahari memberi cuaca indah itu memberi kebahagiaan buat orang yang hidup dibumi.
begitupun aku, dikasih senyuman jahilmu dan tingkah lakumu. buat kebahagiaan buatku. gatau.
dan tiba tiba, semuanya ilang sama awan.
awan itu nutupin cuaca indah yang kamu kasih. akhirnya, hujan cuma bisa ikut ikutan jatuh sama awan.
karna, awan itu bagian dari hujan.
sedihnya ada awan, tapi? awan itu bagianku. teman hidupku.
akhirnya, hujan gabisa ngeliat matahari karna terhalang awan. mendung jadinya.
tiba tiba, tanah bilang kalau dia akan menampung semua rasa sayangku yang kusebut pelangi itu.
tanah akan menyerap air hujan dan membuat tanah subur, tanaman tumbuh.
dan tanaman subur bisa buat orang yang hidup dibumi juga senang. sama kaya pelangi.
tanah mengerti dan akan terus mengerti. hujannya juga senang.
matahari gimana? kebetulan kamu baik. bantu kasih cahaya supaya tanaman tetap subur.
hujan sama tanah jadi senang. akhirnya matahari, tanah, dan hujan ngebantu supaya tanaman tetap subur.
sekarang, hujan punya yang lebih dari pelangi. yaitu tumbuhan yang subur.
tumbuhan subur itu bisa kusebut kebahagiaan yang didapat sekarang.
tapi, hujan ga pernah bakal tinggalin matahari, eh kamu.
hujan bakal samasama terus sama matahari meski hujan punya tanah.

Sabtu, 17 Agustus 2013

Bagaimana Bisa Kau Tahu?


Awal dimana kita besama.
Awal dimana kita menempatkan satu sisi hati.
Awal dimana kita mulai bisa mengerti satu sama lain.
Awal dimana kita bisa menyatukan perbedaan.
Ya, indah kalau kau tanya.

Berangan - angan.
Bersendau - gurau.
Ah, nikmatnya saat itu.
Apalagi saat kau mengatakan kata - kata yang membuatku ingin terbang.
dan tak takut jatuh.
Sungguh, itu membuatku bahagia.

Tapi, itu hanya sesaat.
Sesaat dimana kau mulai tahu keegoisan.
Yang tak kumengerti.
dan nyatanya, ternyata aku berjuang sendiri, tanpamu.
Yang nyatanya kau memilih dia.
Jujur, aku dijatuhkan saat berangan, lau tersungkur dan terluka.
dan kau takan pernah tahu itu..sakit!

Kalau kau tahu saat itu.
Saat kau mulai itu, aku cemburu dengan waktumu.
Bukan aku tak mau mengerti.
Aku takut aku bukan siapa - siapa lagi dihidupmu.
Aku takut kau bohong. Takut.
Mungkin kau kira aku ini berlebihan.
dan kau sendiri mulai tak percaya padaku, dan akhirnyapun kau memilih yang lain.
Kau sendiri tahu aku sayang? Aku sayang dengan ini.
Nyatanya, kau seakan tuli.
Tak mau tahu!
Lalu, aku harus bagaimana agar kau tahu,
aku masih sayang dan akan terus menunggu?

Minggu, 14 Juli 2013

Saat itu juga Tiba

Hm. ya akhirnya saat itu juga tiba.
sekolah baru yang ku tempati saat ini berada jauh dengan rumahku.
senior high school ini punya cerita menarik di dalamnya, termasuk karena ibuku seorang alumni disana.
bersama adik - adiknya beliau menjalani masa masa SMA yang unik. sekolah yang dulunya satu satunya sekolah yang membolehkan siswanya berkerudung ini sudah berdiri lebih dari 20 tahun lamanya. tempatnyapun ga berubah. hanya bangunan utama saat ini yang berubah.
seakan, aku disini berasa seperti ibuku SMA dulu. haha.
Sekolah Menengah Atas Persatuan Guru Islam Indonesia 1 Bandung namanya.
awalku melihat, senang rasanya melihat kakak kelas di koridor utama sedang bercengkrama. adapn yang sedang di mushalla. hmm seperti itu rasanya SMA.
tapi, mungkin keasyikan, keramaian kalian tak ada disini. taakan terganti.
keasyikan itu berubah sesuai keadaan itu sendiri.
ya, kalian. sahabatku.

Rabu, 03 April 2013

LULUS!

dan... akhirnya pun ujian menentukan kelulusan.

rasanya, waktu emang cepet banget buat dilewatin gitu aja.
dan, kayanya gak pantes kalo dibilang "lulus".
buktinya, masih nyali smp. masih nyali kelas 7 dan 8. belum lulus kan artinya?
maksudnya nyali, ya saya gak bisa terlalu terbuka sama perasaan dan sikap yg udah harus punya di kelas 9. masih malu buat keluarinnya di depan umum.
mungkin bisa kapan - kapan. ya mungkin SMA nanti. telat banget.
gapapa, kan yg penting berubah jadi makin dewasa. toh yg berumur dewasa belum tentu mereka udah dewasa. masih belajar.

"bismillahirrahmanirrahim."

ya, awal sebuah kelulusan itu berasal dari do'a ini.
tanggal 22 April 2013.
semoga lulus akademik.
dewasanya? semoga lulus juga deh. Amin.

Sabtu, 23 Februari 2013

best ter-The best



ini sahabat, sahabat yang paling ngertiin sekiraku.
bersyukur punya mereka,
'nyebelin', 'egois', 'kesel', dan apapun itu. ujung ujungnya pun, maafan juga.
aku senang jika mereka menerimaku, walau mereka sedang kesal.
aku senang dihargai mereka, mereka mengerti.
ini kita sahabat, punya kekurangan satu sama lain kan?
aku menerima kekurangan, dan kelebihan yang kalian miliki.
kalian kaya malaikat penolong kalau aku kesusahan.
kalian kaya buku diary yang siap menerima semua ceritaku
kalian, terimakasih. cukup untuk ini. aku bahagia punya kalian.
senang rasanya ketika kalian tertawa, hanya karna aku dibully sama kalian.
aku pasti ingat "endut!", "chome!", "megawati'", "megabuntal", " spongebob" dan apapun kalian ucapkan ..
itu akan jadi kenangan buatku. terimakasih.